1. kebebasan/kemerdekaan dalam hal dimana immoralitas (ketiadaan/rendahnya akhlak) cenderung menjadi kelaziman dalam masyarakat yang terlalu liberal (bebas). hati hati memililih pemimpin #bukan kampanye menjelang pilkada
2. pedoman Islami dan larangan-larangan yang memiliki sanksi dalam hal perilaku manusia di masyarakat Muslim bukanlah dimaksudkan untuk mempersempit kebebasan manusia, malahan bertujuan mempertegas makna dan martabat kebebasan/ kemerdekaan manusia itu sendiri.
# belajar lah segala sesuatu dengan menyeluruh. jangan sepotong-potong karena itu akan membuat kepemahamanmu berkurang
3. tugas seluruh manusia adalah untuk menemukan kebenaran dalam hidup ini dan bukannya secara membuta (begitu saja) menerima agama yang diikuti oleh lingkungannya ataupun orang tuanya.
#apa yang kamu lihat belum tentu benar, apa yang kamu rasa belum tentu manis.
#banyak belum tentu benar, sedikit belum tentu salah. dihina belum tentu kalah, dan menghina belum tentu menang
4.kita hendaklah tidak menilik suatu agama hanya dari perilaku pemeluknya saja sebab siapapun yang namanya manusia cenderung berbuat dosa.
# jangan pernah melihat segala sesuatu dari bungkusnya alias covernya, lihatlah isi dan makna yang terkandung di dalamnya
#biarkan kata kata kotor, jelek, menjatuhkan orang dan semacamnya tetap tersimpan di dalam kampus. jangan kau gunakan untuk menjelekkan dan menjatuhkan orang-orang disekitarmu.
5. manusia bisa saja mengabaikan petunjuk ilahi dan membuat standar hidupnya sendiri. namun pada puncaknya ia akan menemukan bahwa apa yang ia buat hanyalah halusinasi yang tak kunjung tercapai olehnya.
#takdir sudah ditentukan oleh langit, berbuatlah baik selalu untuk memudahkan langkahmu
#cobaan bisa jadi terjadi karena dosa, dan cobaab bisa jadi hilang dengan taubatan nasuha
21 november menjelang maghrib 2015
anak manusia yang diberi kesempatan untuk mencari inspirasi dan menebar inspirasi di pelosok Indonesia
Tampilkan postingan dengan label instropeksi diri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label instropeksi diri. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 21 November 2015
Puisi : sampai ujung
sampai sang maut menjemputku
aku akan terus melihat
sampai mata ini terpejam selamanya
aku akan terus bicara
sampai mulut ini diam dengan sendirinya
tanganku akan terus mengacung dan mengepal
sampai otot dan saraf ini berhenti, tak bergerak walau sejenak
ya..semua ini tentang sebuah pengabdian
sebuah rasa bernama keprihatinan
akan tangisan bunda pertiwi yang menyayat hati
menyaksikan putra putri bangsanya terkukung ketertinggalan
penerus negeri tersungkur dalam emosi sesaat
terbakar angan dan mimipi ilusi yang menipu
dan akhirnya membawa nusantara dalam lumpur kegelapan
Jumat, 20 November 2015
Puisi : Rasa yang tak terdefinisi
sebuah rasa yang tidak terdefinisi
terkadang membuatmu buta arah
tak jelas mana utara selatan, mana timur dan barat
mengaburkan peta kehidupan yang telah digambarkan
menghapus petunjuk yang datang secara perlahan
dan akhirnya memusnahkan sebuah solusi jalan keluar
rasa itu..........
satu rasa yang tak bisa didefinisikan
kadang membuatmu begitu gembira
seakan kau adalah raja segala dunia
membuatmu memiliki wewenang untuk menjadi raja segala masa
memuncratkan sumber mata air ceria seberti mendapat boneka pertama
membuncah senang didada bak temukan sebongkah permata
mengubah boneng serasa coklat, topinong rasa daging renyah empuk
hitam jadi putih, hina jadi mulia.............
ah rasa itu
sepotong rasa yang tak bisa didefinisikan secara tepat
terkadang membuatmu sedih bersarang didada
ibarat kau adalah satu-satunya penghuni neraka
tersiksa dengan segala potongan hari
memberengus asa di depan wajah, yang ada hanya air mata
membungkus jasad dengan rasa dingin, hampar mencekam
seakan tak ada lagi udara yang tersisa di bumi
ah........rasa itu
terkadang membuatmu buta arah
tak jelas mana utara selatan, mana timur dan barat
mengaburkan peta kehidupan yang telah digambarkan
menghapus petunjuk yang datang secara perlahan
dan akhirnya memusnahkan sebuah solusi jalan keluar
rasa itu..........
satu rasa yang tak bisa didefinisikan
kadang membuatmu begitu gembira
seakan kau adalah raja segala dunia
membuatmu memiliki wewenang untuk menjadi raja segala masa
memuncratkan sumber mata air ceria seberti mendapat boneka pertama
membuncah senang didada bak temukan sebongkah permata
mengubah boneng serasa coklat, topinong rasa daging renyah empuk
hitam jadi putih, hina jadi mulia.............
ah rasa itu
sepotong rasa yang tak bisa didefinisikan secara tepat
terkadang membuatmu sedih bersarang didada
ibarat kau adalah satu-satunya penghuni neraka
tersiksa dengan segala potongan hari
memberengus asa di depan wajah, yang ada hanya air mata
membungkus jasad dengan rasa dingin, hampar mencekam
seakan tak ada lagi udara yang tersisa di bumi
ah........rasa itu
Sabtu, 29 Agustus 2015
lilin harapan
Aku sedang menyalakan lilin harapan
meski batang yang tersulut hanya seujung kuku T
ku kan terus mencoba
perlahan namun pasti,
semoga tumbuh dan berkembang
membwa sedikit cahaya untuk songsong harapan
biar ia menghapus ketertinggaalan dan keterpurukan
aku sedang menyalakan lilin harapan
untuk mereka yang merasa terjajah kebodohan
terpuruk akan kegalauan pengetahuan
terpasung dengan adat jahiliayah yang menyiksa
serta hawa malas yang menggerogoti tulang
menghisap mimpi dan asa sampai sumsum tulang belakang
menimbun butir-butir mimpi yang masih tersembunyi dalam otak
meski batang yang tersulut hanya seujung kuku T
ku kan terus mencoba
perlahan namun pasti,
semoga tumbuh dan berkembang
membwa sedikit cahaya untuk songsong harapanbiar ia menghapus ketertinggaalan dan keterpurukan
aku sedang menyalakan lilin harapan
untuk mereka yang merasa terjajah kebodohan
terpuruk akan kegalauan pengetahuan
terpasung dengan adat jahiliayah yang menyiksa
serta hawa malas yang menggerogoti tulang
menghisap mimpi dan asa sampai sumsum tulang belakang
menimbun butir-butir mimpi yang masih tersembunyi dalam otak
rindu sahabat
terkadang aku hampir gila rasanya
menjadi tong rasa dan masalah yang begitu dahsyat
tanpa kran pembuang yang steril disisi
yang harus melalui selang antar pulau
itupun tak tau sampaikah tidak
sungguh tanpa teman curahan hati itu membosankan
harus melangkah kaki tanpa pundak penompang lain
tertatih-tatih menopang hari
bertele-tele mengurai cerita
satu demi satu tak tau sampai ujung kah tidak
yang ada hanyalah krupuk kebosanan
mengurai benang demi benang kehidupan yang kusut
tanpa gunting solusi atau sekedar lakban pengambung asa
Gairah Cinta dan Kelesuan Ukhuwah
Gairah cinta dan
kelesuan ukhuwah mungkin terjadi pada seseorang yang dahulunya saling mencintai
akhirnya saling memusuhi dan sebaliknya yang sebelumnya saling bermusuhan
akhirnya saling berkasih sayang.Sangat dalam pesan yang disampaikan Kanjeng
Nabi SAW :
"Cintailah
saudaramu secara proporsional, mungkin suatu masa ia akan menjadi orang yang
kaubenci. Bencilah orang yang kau benci secara proporsional, mungkin suatu masa
iaakan menjadi kekasih yang kau cintai." (HSR Tirmidzi, Baihaqi,Thabrani,
Daruquthni, Ibn Adi, Bukhari).
Ini dalam kaitan
interpersonal. Dalam hubungan kejamaahan, jangan ada reserve kecuali reserve
syar'i yang menggariskan aqidah "La tha'ata limakhluqin fi ma'shiati'l
Khaliq".Tidak boleh ada ketaatan kepada makhluq dalam berma'siat kepada
Alkhaliq. (HR Bukhari, Muslim, Ahmad dan Hakim). Doktrin ukhuwah dengan bingkai
yang jelas telah menjadikan dirinya pengikat dalam senang dan susah, dalam rela
dan marah. Bingkai itu adalah : "Level terendah ukhuwah (lower), jangan
sampai merosot ke bawah garis rahabatus' shadr (lapang hati) dan batas
tertinggi tidak melampaui batas itsar
(memprioritaskan saudara diatas kepentingan diri).
Minggu, 02 Agustus 2015
pemilik otak hibernasi
penampilan rupawan seperti arjuna digabung dengan rahwana
hitam kelam seperti gelapnya malam tanpa bintang
tabrak kanan kiri tak da beda
kaki-kaki mungil yang mampu menembus ribuan kilo hutan semak
bahu yang begitu kuat mengangkat berton-ton beban
rambut keriting seperti mi instan mentah siap saji
oh...inikah rupamu pemilik otak hibernasi
bukan gunung batu tapi tumpukan emas salju
bukan pula gelondongan kayu tapi batu bara kualitas satu
bukan pasir kuarsa tapi timbunan uranium yang begitu beda
bukan pula batu apung tapi tumpukan intan permata
itulah yang kau tinggali dan kau injak setiap hari
kau jelajahi dan kau polesi dengan sepenuh hati
wahai pemilik otak hibernasi
Senin, 11 Mei 2015
dalam renungan : antara Palestina dan Okbibab
di palestina mereka jihad dengan pedang
memporak porandakan kebatilan dengan panah suci
meluluhlantakkan keponggahan penguasa bejat
mencoba merangkai merdeka dengan balutan bom syahid
melalui tangan-tangan mungil meneriakkan intifadhah
disini aku mencoba bergerak dengan pena
menerjang keterpurukan dengan panah-panah ilmu
memberengus keterbelakangan dengan pengetahuan
menghancurkan kebodohan dengan sedikit perasaan
menelanjangi kegelapan yang telah membungkus dalam
dan kemudian mewarnai dengan sedikit kemoderan
menebar inspirasi disini
kaki-kaki telanjang dengan rambut keriting
borok dan ingus yang menempel disana sini
MENGHINGGAPI GENERASI PENERUS BANGSA
DI BUMI timur INDONESIA
memporak porandakan kebatilan dengan panah suci
meluluhlantakkan keponggahan penguasa bejat
mencoba merangkai merdeka dengan balutan bom syahid
melalui tangan-tangan mungil meneriakkan intifadhah
disini aku mencoba bergerak dengan pena
menerjang keterpurukan dengan panah-panah ilmu
memberengus keterbelakangan dengan pengetahuan
menghancurkan kebodohan dengan sedikit perasaan
menelanjangi kegelapan yang telah membungkus dalam
dan kemudian mewarnai dengan sedikit kemoderan
menebar inspirasi disini
kaki-kaki telanjang dengan rambut keriting
borok dan ingus yang menempel disana sini
MENGHINGGAPI GENERASI PENERUS BANGSA
DI BUMI timur INDONESIA
Minggu, 10 Mei 2015
malam hari raya idul adha di okbibab
jika hari raya idul adha datang,
dalam anganmu pasti terbayang
takbir berkumandang dimana-mana
dari merculuar surau dan masjid yang tinggi
membelah langit malam
bersanding ditahta mega bersama bulan dan bintang
dalam bayangmu....
kambing, domba sapi serta unta gemuk berjajar
siap dikorbankan sebagai pengganti Ismail menghadapi perintah Rabbi
berjalan penuh ikhlas menuju belati
siaga menghadapi israil yang senantiasa menanti
dan kemudian daging-daging suci siap dibagi
ah sungguh indahnya menggoda
gunung Aplimapom
ada kesabaran dan keteguhan menakjubkan dalam diamnyatatapan tajam menunjukkan kekokohan dan ketergaran jiwa
desiran daun dari pohon dikulitnya menunjukkan kehalusan batin
selimut putih kabut dan salju mencitrakan akan kerelaannya
dan keikhlasan sungguh kentara dari kaki sampai puncak
wahai engkau Amplimapon di tanah Papua
Senin, 04 Mei 2015
Kisah tentang penggaris busur di pedalaman papua
Menjadi guru SMP di pedalaman dituntut untuk menjadi guru
serba bisa. Ibarat guru super power yang bisa ngalahin komputer. Bukan sekedar
mendidik siswa masuk dalam katagori “jack
of all trades, but master of none” (tahu sedikit sedikit tentang banyak
hal, tapi tidak menguasai apapun). Tapi alasan sebenarnya, karena memang
keterbatasan guru, buku dan fasilitas lain. Apapun ilmunya dan rasanya harus
disampaikan ke siswa dengan segala kerendahan hati. Termasuk mempelajari ilmu
yang menjadi momok banyak siswa, belajar matematika.
Hari ini aku masuk di kelas VIII. Kelas yang lumayan
heboh. Satu kelas sekitar 20an anak dengan berbagai karakter unik. Bahkan
saking uniknya ada murid q yang merupakan tetua adat di suku nya yang berasal
dari kampung seberang. aku ingin mengajari mereka untuk mengenalkan sudut. Di jawa,
pelajaran sudut pada matematika sudah di pelajari saat kelas 2 SD, tapi disini
sekolah di jenjang SMP, sudut pun masih di pelajari. Keterbatasan membuat semua
menjadi mungkin.
Rabu, 22 April 2015
bahagia itu....
Terlalu bagus untuk tidak dibagikan:
Arthur Ashe, pemain Wimbledon legendaris sekarat karena AIDS yg berasal dari darah yg terinfeksi virus ketika operasi jantung pada 1983.
Dia menerima surat dari para penggemarnya, salah satu dari mereka ada yg menyampaikan:
"Mengapa Tuhan memilih Anda untuk mendapatkan penyakit yg buruk seperti ini??"
Terhadapnya, Arthur Ashe menjawab:
Lima puluh juta anak mulai bermain tenis,
Lima juta dari mereka belajar bagaimana bermain tenis,
Lima ratus ribu belajar tenis secara profesional,
Lima puluh ribu bertanding dalam turnamen,
Lima ribu mencapai Grand Slam,
Lima puluh mencapai Wimbledon,
Empat mencapai semifinal,
Dua mencapai final dan ketika saya menggenggam pialanya, saya tak pernah bertanya pada Tuhan, "Kenapa (harus) saya?"
Arthur Ashe, pemain Wimbledon legendaris sekarat karena AIDS yg berasal dari darah yg terinfeksi virus ketika operasi jantung pada 1983.
Dia menerima surat dari para penggemarnya, salah satu dari mereka ada yg menyampaikan:
"Mengapa Tuhan memilih Anda untuk mendapatkan penyakit yg buruk seperti ini??"
Terhadapnya, Arthur Ashe menjawab:
Lima puluh juta anak mulai bermain tenis,
Lima juta dari mereka belajar bagaimana bermain tenis,
Lima ratus ribu belajar tenis secara profesional,
Lima puluh ribu bertanding dalam turnamen,
Lima ribu mencapai Grand Slam,
Lima puluh mencapai Wimbledon,
Empat mencapai semifinal,
Dua mencapai final dan ketika saya menggenggam pialanya, saya tak pernah bertanya pada Tuhan, "Kenapa (harus) saya?"
Cerita pedasnya Lombok di okbibab , Pegunungan bintang Papua
Cabe
adalah sesuatu yang ndak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari hari, khusunya
ketika makan. Kegemaran orang Indonesia makan cabai dipercaya berlangsung sejak
dulu. Menurut sejarah, cabai menjadi komoditas penting di Indonesia sejak masa
Jawa Kuno dan menjadi makin familiar dengan lidah orang Indonesia. Dari awal,
menu sambal memang paling praktis, mudah dibuat, dan bisa disandingkan dengan
makanan lain. Tidak hanya itu, banyak yang bilang kalau makan sambal terasi pakai
nasi hangat dan lauk tempe rasa nikmatnya melebihi hidangan di restoran bintang
5. Lidah Indonesia juga sudah sangat familiar dengan sambal bawang, sambal
dabu-dabu, sambal ijo, sambal matah, sambal tomat dan lainnya. Selera makan
makin meningkat biarpun harus berkeringat deras. Bahkan beberapa makanan diberi
label dengan tingkat kepedasan level 1 hingga level 10. Sekilas membayangkan
kenangan indah bercengkrama dengan sambal.
Sabtu, 14 Februari 2015
hakikat sebuah doa
doa adalah sebuah prosesi pengharapan seorang hamba kepada Tuhannya.sebuah tangga untuk mencapai kemudahan dan kemashalatan akan mimpi dan asanya.namun terkadang kita salah menempatkan posisi doa.
Suatu kali seorang anak sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Habri itu suasana sungguh meriah karena itu adalah babak final dan hanya 5 orang yang masih bertahan, termasuk Dzafah. Sebelum pertandingan dimulai Dzafah menundukkan kepala, melipat tangan dan berkomat kamit memanjatkan doa. Pertandingan dimulai, ternyata mobil balap Dzafah yang pertama kali mencapai garis finish. Tentu Dzafah girang sekali menjadi juara.
Saat pembagian hadiah, ketua panitia bertanya, “Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhanmu agar kamu menang bukan?” Dzafah menjawab, “Bukan pak, rasanya tidak adil meminta pada Tuhan untuk menolong mengalahkan orang lain. Aku hanya minta pada Tuhan, supaya aku tidak menangis kalau aku kalah.” Semua hadirin terdiam mendengar itu. Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk tangan yang memenuhi ruangan.
Permohonan Dzafah ini merupakan doa yang luar biasa. Dia tidak meminta Tuhan mengabulkan semua harapannya, namun ia berdoa agar diberikan kekuatan untuk menghadapi apapun yang terjadi dengan batin yang teguh.
Seringkali kita berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan setiap permintaan kita. Kita ingin Tuhan menjadikan kita nomor satu, menjadikan yang terbaik dalam setiap kesempatan. Kita meminta agar Tuhan menghalau setiap halangan dan cobaan yang ada di depan mata. Tidak salah memang, namun bukankah semestinya yang kita butuhkan adalah bimbingan-Nya dan hikmatNya utk dpt mngerti rencana-Nya yang paling sempurna dalam hidup kita, terutama saat kita mengalami "kegagalan dan kekalahan" ?
Seharusnya kita berdoa minta kekuatan untuk bisa menerima kehendak Tuhan yang sempurna sebagai yang terbaik dalam hidup, sekalipun mungkin itu sangat tidak mnyenangkan bagi kita..
Berdoa utk menang itu biasa, tapi berdoa utk dpt mengerti kehendakNya saat kita kalah itulah iman yang penuh ketaqwaan & keikhlasan,
Suatu kali seorang anak sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Habri itu suasana sungguh meriah karena itu adalah babak final dan hanya 5 orang yang masih bertahan, termasuk Dzafah. Sebelum pertandingan dimulai Dzafah menundukkan kepala, melipat tangan dan berkomat kamit memanjatkan doa. Pertandingan dimulai, ternyata mobil balap Dzafah yang pertama kali mencapai garis finish. Tentu Dzafah girang sekali menjadi juara.
Saat pembagian hadiah, ketua panitia bertanya, “Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhanmu agar kamu menang bukan?” Dzafah menjawab, “Bukan pak, rasanya tidak adil meminta pada Tuhan untuk menolong mengalahkan orang lain. Aku hanya minta pada Tuhan, supaya aku tidak menangis kalau aku kalah.” Semua hadirin terdiam mendengar itu. Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk tangan yang memenuhi ruangan.
Permohonan Dzafah ini merupakan doa yang luar biasa. Dia tidak meminta Tuhan mengabulkan semua harapannya, namun ia berdoa agar diberikan kekuatan untuk menghadapi apapun yang terjadi dengan batin yang teguh.
Seringkali kita berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan setiap permintaan kita. Kita ingin Tuhan menjadikan kita nomor satu, menjadikan yang terbaik dalam setiap kesempatan. Kita meminta agar Tuhan menghalau setiap halangan dan cobaan yang ada di depan mata. Tidak salah memang, namun bukankah semestinya yang kita butuhkan adalah bimbingan-Nya dan hikmatNya utk dpt mngerti rencana-Nya yang paling sempurna dalam hidup kita, terutama saat kita mengalami "kegagalan dan kekalahan" ?
Seharusnya kita berdoa minta kekuatan untuk bisa menerima kehendak Tuhan yang sempurna sebagai yang terbaik dalam hidup, sekalipun mungkin itu sangat tidak mnyenangkan bagi kita..
Berdoa utk menang itu biasa, tapi berdoa utk dpt mengerti kehendakNya saat kita kalah itulah iman yang penuh ketaqwaan & keikhlasan,
Jumat, 13 Februari 2015
tentang rezeki
Terkadang hati ini meradang mengingat dikantong dan didompet sudah tak ada uang. Apalagi ini masih pertengahan bulan. Sedang stok mi instan sudah tinggal separuh. Mo minta suplay dana ke orang tua...hello tengsin bok, secara usia sudah berkepala 2.masak ia masih ngemis emak bapak dikampung.oh Good.Hai....what happen that?
dan kemudian melihat lagi.sungguh kau orang yang sangat beruntung. Lihat....kau sehat, jasmani dan rohani. Masih lengkap segala pancaindra. Oke mungkin kau tak ada uang di kantong, tapi kau tidak akan kelaparan.masih ada pengganjal perut untuk beberapa hari ke depan. Masih ada air kran steril buat persediaan minum. Kurang apa coba?pembatas antara haq dan bathil adalah rasa syukur itu is. Ok sering kau mendengar syukur itu ndak ada batasnya...sedangkan hati untik menampung rasa syukur itu terkadang ada batasnya. Dibatasi oleh ketakutan, kepicikan, dan lain sebagainya, so now you must open your heart. Open your eyes. Diluar sana masih banyak orang orang yg tak seberuntung kamu. Untuk urusan rezeki jangan pernah melihat keatas, tapi luhatlah ke bawah. Sedang untuk urusan amal ibadah, lihatlah ke atas. kau tidak ada apa apanya dengan merèka yg berada digaris terdepan kesyahidan.
back to the point : Ada 4 cara Allah SWT memberikan rezeqi kepada semua makhluknya sbb:
1. Rezeqi tingkat pertama (yg dijamin oleh Allah). "Tidak suatu binatangpun (termasuk manusia) yg bergerak diatas bumi ini tidak dijamin oleh Allah rezeqinya" (QS.11:6).
Artinya Allah memberikan makan, minum, kesehatan, untuk seluruh makhluk hidup di dunia, ini rezeqi dasar yg terendah.
2.Rezeqi tingkat kedua "Tidaklah manusia mendapat apa apa, kecuali apa yg telah dikerjakannya" (QS.53:39).
Artinya Allah akan memberi rezeqi sesuai apa yg dikerjakannya.
3.Rezeqi tingkat tiga, "Sesungguhnya jika kamu brrsyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, jika kamu mengingkari nikmatku, maka sesungguhnya azab Ku sangat pedih" (QS.14:7).
Inilah rezeqi yg disayang Allah, orang2 yg pandai bersyukur akan dapat merasakan kasih sayang Allah dan mendpt rezeqi yg lbh banyak. Itulah janji Allah, orang yg pandai
bersyukurlah yg dpt hidup bahagia, sejahtera dan tentram.
4. Rezeqi tingkat empat untuk orang orang beriman dan bertaqwa.
"Barangsiapa yg bertaqwa kepd Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeqi dari arah yg tiada disangka sangkanya, dan barangsiapa yg bertawaqal kepd Allah niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yg dikehendaki Nya, sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap tiap sesuatu" (QS.Ath Thalaq.65:2-3).
Peringkat rezeqi yg keempat ini adalah rezeqi yg istimewa, tdk semua orang bisa meraihnya. Orang istimewa ini (muttaqun) adalah orang yg benar benar dicintai dan dipercaya oleh Allah untuk memakmurkan stau mengatur kekayaan Allah dibumi.
Jadi jgn galau, takut, risau semua rezeqi setiap makhluk dibumi sdh dijamin Allah, sekarang bagaimana cara kita dpt meraihnya.
"Allah tak akan merubah nasib suatu kaum, jika kaum tersebut tidak mau merubah nasibnya. So now you must #
Ubah mindset
ubah kebiasaan
perluas rasa syukur
dan Booooom, insyaAllah proposal kebaikanmu akan disetujui sama Allah..good luck
dan kemudian melihat lagi.sungguh kau orang yang sangat beruntung. Lihat....kau sehat, jasmani dan rohani. Masih lengkap segala pancaindra. Oke mungkin kau tak ada uang di kantong, tapi kau tidak akan kelaparan.masih ada pengganjal perut untuk beberapa hari ke depan. Masih ada air kran steril buat persediaan minum. Kurang apa coba?pembatas antara haq dan bathil adalah rasa syukur itu is. Ok sering kau mendengar syukur itu ndak ada batasnya...sedangkan hati untik menampung rasa syukur itu terkadang ada batasnya. Dibatasi oleh ketakutan, kepicikan, dan lain sebagainya, so now you must open your heart. Open your eyes. Diluar sana masih banyak orang orang yg tak seberuntung kamu. Untuk urusan rezeki jangan pernah melihat keatas, tapi luhatlah ke bawah. Sedang untuk urusan amal ibadah, lihatlah ke atas. kau tidak ada apa apanya dengan merèka yg berada digaris terdepan kesyahidan.
back to the point : Ada 4 cara Allah SWT memberikan rezeqi kepada semua makhluknya sbb:
1. Rezeqi tingkat pertama (yg dijamin oleh Allah). "Tidak suatu binatangpun (termasuk manusia) yg bergerak diatas bumi ini tidak dijamin oleh Allah rezeqinya" (QS.11:6).
Artinya Allah memberikan makan, minum, kesehatan, untuk seluruh makhluk hidup di dunia, ini rezeqi dasar yg terendah.
2.Rezeqi tingkat kedua "Tidaklah manusia mendapat apa apa, kecuali apa yg telah dikerjakannya" (QS.53:39).
Artinya Allah akan memberi rezeqi sesuai apa yg dikerjakannya.
3.Rezeqi tingkat tiga, "Sesungguhnya jika kamu brrsyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, jika kamu mengingkari nikmatku, maka sesungguhnya azab Ku sangat pedih" (QS.14:7).
Inilah rezeqi yg disayang Allah, orang2 yg pandai bersyukur akan dapat merasakan kasih sayang Allah dan mendpt rezeqi yg lbh banyak. Itulah janji Allah, orang yg pandai
bersyukurlah yg dpt hidup bahagia, sejahtera dan tentram.
4. Rezeqi tingkat empat untuk orang orang beriman dan bertaqwa.
"Barangsiapa yg bertaqwa kepd Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeqi dari arah yg tiada disangka sangkanya, dan barangsiapa yg bertawaqal kepd Allah niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yg dikehendaki Nya, sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap tiap sesuatu" (QS.Ath Thalaq.65:2-3).
Peringkat rezeqi yg keempat ini adalah rezeqi yg istimewa, tdk semua orang bisa meraihnya. Orang istimewa ini (muttaqun) adalah orang yg benar benar dicintai dan dipercaya oleh Allah untuk memakmurkan stau mengatur kekayaan Allah dibumi.
Jadi jgn galau, takut, risau semua rezeqi setiap makhluk dibumi sdh dijamin Allah, sekarang bagaimana cara kita dpt meraihnya.
"Allah tak akan merubah nasib suatu kaum, jika kaum tersebut tidak mau merubah nasibnya. So now you must #
Ubah mindset
ubah kebiasaan
perluas rasa syukur
dan Booooom, insyaAllah proposal kebaikanmu akan disetujui sama Allah..good luck
Rabu, 05 November 2014
Perantauan
dalam perantauan yang jauh
aku melihat bumi berputar
degradasi moral membabi buta
menghiasi pojok keterbelakangan
menggelontorinya dengan dupa ke tidak tahuan
dan akhirnya menenggelamkan dalam kehampaan
apakah makna hidup itu?
aku melihat bumi berputar
degradasi moral membabi buta
menghiasi pojok keterbelakangan
menggelontorinya dengan dupa ke tidak tahuan
dan akhirnya menenggelamkan dalam kehampaan
apakah makna hidup itu?
Langganan:
Postingan (Atom)

