Tampilkan postingan dengan label abmisibil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label abmisibil. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 April 2017

Tegang : Welcome to Abmisibil,Okbibab, Pegunungan Bintang Pegunungan Bintang.


bagi yang belum tau wajar, karena itu juga saya alami. Dan baru ngeh ketika menginjakkan kaki disana. Mbah google yang menjadi andalan tidak membantu banyak. Hanya beberapa artikel yang mengulas, itupun cuman sekilas. Yang pasti kabupaten Pegunungan masih Indonesia kok. Terletak di provinsi papua dan K\abupaten yang menjadi garis terdepan bagian timur NKRI yang berbatasan langsung dengan PNG.

Selasa, 01 September 2015

Belajar Biologi ala Abmi

menjadi seorang guru di pedalaman khususnya Abmisibil, Peg. Bintang Papua itu susah susah gampang. susah ketika materi tak tersampaikan seperti yang diharapkan di awal, gampang ketika murid yang diajar nyambung dengan apa yang kita omongkan. ya sesederhana itu. KOK bisa? memang begitulah kenyataannya. jika Guru di belahan Indonesia lain khususnya di pulau Jawa disibukkan dengan K13,media pembelajaran, perangkat sebangsa RPP, LKS, dkk maka menjadi guru di sini gak ribut bin jlimet.tantangan guru di pedalaman sangat besar. jumlah guru terbatas, buku ndak ada dan semacamnya. hadir di sekolah dan mengajar semua siswa sampek dapat ilmu itu sudah sangat LUAR BIASA.
 Aku alumni jurusan Geografi yang idealnya mengajar satu pelajaran,namun karena keterbatasan tenaga pendidik,  disini aku musti menangani siswa dengan sistem kelas tripel, kelas rangkap atau dobel, lintas minat dan lain lain nya. jurus ala bisa karena biasa, jurus kebut semalam dan jurus jurus baru sering kugunakan untuk menyampaikan lentera kehidupa..#edisi alay
kali ini aku ingin berbagi tentang kisah ketika harus mengajar Biologi di kelas X. materi yang di pelajari "ciri ciri makhluk hidup. mulai kutuliskan ciri ciri nya di papan tulis.
- bergerak
- tumbuh dan berkembang
- membutuhkan nutrisi
- peka terhadap rangsangan
- bernapas
-berkembangbiak
- adaptasi dan
- ekskresi
selanjutnya kujelaskan materi satu persatu. di papan sudah kutuliskan masing masing contohnya. ciri pertama bergerak .Manusia ---alat gerak 2 kaki dan 2 tangan. selanjutnya kuminta mereka mencari contoh lain. karena memang kelas rangkap, akhirnya kutinggal ngajar bahasa Inggris di kelas sebelah.
bagi pelajar yang hidup di kota besar, tugas tersebut mungkin biasa bahkan masuk katagori mudah banget. namun berbeda dengan murid saya. tidak adanya media komunikasi, transportasi, buku dan semacamnya membuat mereka kesulitan menerima tugas tersebut. sebagian dari mereka menerima pembelajaran tanpa dipikir alias di telan bulat bulat.
bagaimana tidak..setelah selesai mengajar di kelas bahasa inggris kutengok tugas mereka. perasaan syok luar biasa bagaimana tidak di beberapa buku kudapati
- Anjing : alat geraknya 2 tangan 2 kaki
- babi : alat geraknya 2 tangan 2 kaki
- Burung : 2 tangan 2 kaki dan jawaban sejenis yang bikin saya geleng geleng kepala
terus kutanya sebagian diantara mereka " anak, tangan babi yang manakah?". dengan polosnya mereka menjawab " ibu Guru, tangan Babi yang depan itu sudah". Oh My God makhluk ciptaanMu di daerah ini sungguh luar biasa. dengan kesabaran tinggi akhirnya kuluruskan jawaban mereka satu persatu. kusebutkan hewan hewan lain yang sebangsa mereka. seperti Sapi, Kuda, Kambing, Gajah dll. dengan wajah tak berdosa ada siswa yang bertanya " Bu Guru, sa tak pernah tahu kambing sama sapi, itu hewan mirip babi kah?" dengan kesabaran ekstra akhirnya kugambarkan dan kujelaskan satu persatu. patut dicatat sodara sodara, ketinggian Abmi diatas 3700 mdpl sehingga sangat terbatas makhluk hidup yang ada. biji bijian yang q bawa dari Jawa ndak ada yang bisa hidup saking dinginnya. hewan ternak yang ada di daerah ini hanya babi. semacam sesuatu banget kan..

Sabtu, 29 Agustus 2015

lilin harapan

Aku sedang menyalakan lilin harapan
meski batang yang tersulut hanya seujung kuku T
ku kan terus mencoba

perlahan namun pasti,
semoga tumbuh dan berkembang 
membwa sedikit cahaya untuk songsong harapan
biar ia menghapus ketertinggaalan dan keterpurukan

aku sedang menyalakan lilin harapan
untuk mereka yang merasa terjajah kebodohan
terpuruk akan kegalauan pengetahuan
terpasung dengan adat jahiliayah yang menyiksa
serta hawa malas yang menggerogoti tulang
menghisap mimpi dan asa sampai sumsum tulang belakang
menimbun butir-butir mimpi yang masih tersembunyi dalam otak

Minggu, 16 Agustus 2015

sekilas tentang distrik Okbibab, Pegunungan Bintang


Distrik Okbibab berada disebelah utara ibukota kabupaten Pegunungan Bintang. Distrik Okbibab merupakan distrik tertua di kabupaten di Kabupaten Pegunungan Bintang. Ibukota distrik okbibab yaitu Abmisibil. Pada tahun 2014 merupakan umur emas bagi Distrik Okbibab, karena Distrik Okbibab tepat berusia 50 tahun. Ibu Kota Distrik Okbibab adalah Abmisibil.
Batas wilayah Distrik Okbibab adalah sebagai berikut:
Sebelah Utara         : Distrik Aboy
Sebelah Selatan      : Distrik Oksibil
Sebelah Barat         : Distrik Borme
Sebelah Timur         : Distrik Kiwirok
Distrik Okbibab terdiri dari 8 kampung yaitu sebagai berikut:


1.      Abmisibil
2.      Manunggal
3.      Atolbol
4.      Okbifisil
5.      Oktanglap
6.      Oksemar
7.      Iriding
8.      Abmifisil


 Sarana transportasi utama untuk menuju ke Distrik Okbibab hanya dengan kendaraan udara (pesawat). Jalan darat yang dapat dilalui hanya dengan jalan kaki, karena hanya jalan setapak saja yang tersedia. Di daerah Abmisibil beriklim tropis, dengan dua musim yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Kedua musim tersebut sulit diprediksi karena hujan yang tidak menentu dan bisa datang setiap saat. Suhu berkisar antara 100 C sampai dengan 200 C. pada malam hari angin berhembus dari pegunungan kearah lembah, sehingga udara di malam hari terasa sangat dingin. Topografi distrik okbibab yaitu jajaran gunung yang menjulang tinggi berkisar 3700 mdpl. Udaranya sangat dingin terlebih bila mendekati bulan purnama.
Kondisi Distrik Okbibab jauh lebih baik dari pada Distrik yang lain, karena Distrik Okbibab merupakan Distrik tertua. Di Abmisibil penerangan listrik dari tenaga air sudah tersedia 24 jam, air bersih dan air dari sumber mata air sudah ada, dan telekomunikasi melalui telephon satelit serta SSB. perlu waspada ketika hujan turun dengan deras, hal ini menyebabkan perputaran kincir yang menggerakkan generator terganggu. yang terjadi biasanya listrik padam. kebutuhan vital di Abmisibil yang kurang hanya signal.

Minggu, 02 Agustus 2015

pemilik otak hibernasi

tubuh kokoh begitu rupa laksana pohon ribuan tahun cahaya
penampilan rupawan seperti arjuna digabung dengan rahwana
hitam kelam seperti gelapnya malam tanpa bintang
tabrak kanan kiri tak da beda
kaki-kaki mungil yang mampu menembus ribuan kilo hutan semak
bahu yang begitu kuat mengangkat berton-ton beban
rambut keriting seperti mi instan mentah siap saji
oh...inikah rupamu pemilik otak hibernasi

bukan gunung batu tapi tumpukan emas salju
bukan pula gelondongan kayu tapi batu bara kualitas satu
bukan pasir kuarsa tapi timbunan uranium yang begitu beda
bukan pula batu apung tapi tumpukan intan permata
itulah yang kau tinggali dan kau injak setiap hari
kau jelajahi dan kau polesi dengan sepenuh hati
wahai pemilik otak hibernasi

Senin, 11 Mei 2015

dalam renungan : antara Palestina dan Okbibab

di palestina mereka jihad dengan pedang
memporak porandakan kebatilan dengan panah suci
meluluhlantakkan keponggahan penguasa bejat
mencoba merangkai merdeka dengan balutan bom syahid
melalui tangan-tangan mungil meneriakkan intifadhah

disini aku mencoba bergerak dengan pena
menerjang keterpurukan dengan panah-panah ilmu
memberengus keterbelakangan dengan pengetahuan
menghancurkan kebodohan dengan sedikit perasaan
menelanjangi kegelapan yang telah membungkus dalam
dan kemudian mewarnai dengan sedikit kemoderan
menebar inspirasi disini
kaki-kaki telanjang dengan rambut keriting
borok dan ingus yang menempel disana sini
MENGHINGGAPI GENERASI PENERUS BANGSA
DI BUMI timur INDONESIA

Minggu, 10 Mei 2015

malam hari raya idul adha di okbibab



jika hari raya idul adha datang,
dalam anganmu pasti terbayang
takbir berkumandang dimana-mana
dari merculuar surau dan masjid yang tinggi
membelah langit malam
bersanding ditahta mega bersama bulan dan bintang

dalam bayangmu....
kambing, domba sapi serta unta gemuk berjajar
siap dikorbankan sebagai pengganti Ismail menghadapi perintah Rabbi
berjalan penuh ikhlas menuju belati
siaga menghadapi israil yang senantiasa menanti
dan kemudian daging-daging suci siap dibagi
ah sungguh indahnya menggoda

pesona abmisibil : mutiara di ujung negeri



ada yang istimewa di timur perbatasan Indonesia
bukan kemunduran zaman ataukah modernisasi lokal
bukan pula bencana semacam lapindo ataukah tsunami
apalagi pesona degradasi moral semacam kompleks doli

adalah keindahan alam yang masih perawan
kemolekan tubuh bumi yang begitu dahsyat
seluk beluk pegunungan merona pipi
lembah bukit dan gunung bersatu mempesona
awan kabut bergaabung tiada beda
barisan alur daun bonengnong serta keladi silih berganti
serta bulir-bulir cemara yang bersembul malu-malu
dan perdu semak menghiasi riasan ibu pertiwi
dibelah kelokan jalan batu naik turun dan sungai jernih
seperti pemetang sawah dikepalamu.
amboi....sungguh indahnya