Tampilkan postingan dengan label refleksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label refleksi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Desember 2015

smog alias kabut asap, secuil solusi konkrit untuk kebahkaran lahan gambut



Musim kemarau tahun ini menyisakan istilah yang sangat membekas diotak. Kebakaran hutan di riau yang menyebar ke daerah lain membuat namanya makin keren. Artis pendatang yang di maksud adalah kabut asab. Atau Bahasa kerennya smog.
Smog adalah istilah gabungan antara asap (smoke) dan kabut (fog), yaitu kabut yang mengandung zat-zat pencemar udara. smog terdiri dari karbon monokisda atau capuran kimia nitrigen yang merangsang leher dan hidung, sehingga menimbulkan penyakit pada organ sistem pernapasan.
Istilah "smog" pertama kali dikemukakan oleh Dr. Henry Antoine Des Voeux pada tahun 1950 dalam karya ilmiahnya "Fog and Smoke", dalam pertemuan di Public Health Congress. Pada 26 Juli 2005, surat kabar London, Daily Graphic mengutip istilah ini “[H]e said it required no science to see that there was something produced in great cities which was not found in the country, and that was smoky fog, or what was known as ‘smog.’” (Dr Henry Antoine Des Voeux menyatakan bahwa sebenarnya tidak diperlukan pengetahuan ilmiah apapun untuk mendeteksi keberadaan sesuatu yang telah diproduksi di kota besar tetapi tidak ditemukan di perkampungan, yaitu "smoky fog" (kabut bersifat asap), atau disebut juga dengan smog (asbut).). Hari berikutnya surat kabar tersebut kembali memberitakan “Dr. Des Voeux did a public service in coining a new word for the London fog” (Dr. Des Voeux menjalankan tugas pelayanan masyarakatnya dengan memperkenalkan istilah baru, asbut).
Terdapat dua jenis utama asbut. Asbut fotokimia, seperti kasus di Los Angeles, dan kabut industri seperti di London.
·         Asbut fotokimia :Penyebab utama dari asbut fotokimia adalah polutan nitrogen oksida dan hidrokarbon. Nitrogen oksida berasal dari kendaraan bermotor sedangkan Hidrokarbon berasal dari berbagai sumber. Kedua zat pencemaran tersebut mengalami reaksi fotokimia membentuk ozone
·         Asbut Industri : Merupakan asbut yang terjadi di London setelah terjadinya revolusi industri yang menghasilkan pencemaran besar-besaran dari pembakaran batu bara. Pembakaran ini menghasilkan campuran asap dan sulfur dioksida. Gunung berapi yang juga menyebabkan berlimpahnya sulfur dioksida di udara, menghasilkan asbut gunung berapi, atau vog (vulcanic smog, asbut vulkanis).
Lalu bagaimana dengan smog alias kabut asap di riau dan penanganannya.. apakah juga seperti dua faktor diatas? ternyata usut punya usut penyebab smog di daerah riau yang selanjutnya menyebar ke Jambi, Sumatra selatan dan sebagian pulau kalimantan adalah
kebakaran lahan yakni  kerusakan ekosistem lahan gambut. Kebakaran terjadi karena alih fungsi di lahan yang sangat mudah terbakar sangat besar. Pemicu kebakaran ini adalah karena keringnya lahan gambut setelah alih fungsi lahan. Dalam proses alih fungsi, lahan gambut itu selalu disertai pengeringan lewat pembuatan kanal-kanal.  Bentang alam gambut berubah. Area gambut dengan biodiversitas beragam dan basah disulap menjadi area perkebunan dengan satu jenis tanaman dan dikanalisasi untuk mendukung budidaya. Akibatnya, gambut kering dan mudah terbakar. kita tahu gambut adalah proses alam yang terjadi begitu lama. gambut terbentuk dari timbunan daun, batang serta sisa jasad renik yang terpendam air dalam waktu yang lama berpuluh tahun bahkan ratusan tahun.
aneh ketika mengurangi smog dengan menyemprotkan air di lokasi kbakaran tanah gambut. karena yang dipadamkan hanya permukaan, sedang di bawah lapisan, panas api masih membara.
solusi konkrit yang ditawarkan oleh penulis amatir ini adalah :
- hentikan pengeringan gambut/ alih fungsi lahan gambut dengan proses pengeringan. jika kemarau panjang datang, dan memicu kebakaran itu akan memperparah smog alias kabut asap.
- tindakan tegas / hukum kuat yang mengatur konservasi dan perlindungan area gambut tersebut
- aturan yang bisa mencegah dan mengakiri pengrusakan hutan 
- hukuman keras dan tegas bagi SIAPAPUN yang melanggar dan MERUSAK lingkungan tersebut
- minimalisir pembukaan area gambut tanpa menimbulkan bencana. jika pun terpaksa membuka area lahan gambut maka presentasenya harus lah kecil.

banyak yang tidak menyadari bahwa ketika kita merusak areal gambut, berarti kita sudah memicu terjadinya kiamat kecil berupa hancurnya lingkungan kita.
belajar dari sejarah, ketika kita tidak mencintai lingkungan, maka lingkungan pun tidak akan pernah mencintai....
buat mereka yang meneriakkan cinta lingkungan hanya di mulut segera bertobatlah..kembali ke jalan yang benar. bisa jadi langkah kecil yang kita lakukan hari ini sangat bermanfaat untuk anak cucu kita kelak

Sabtu, 21 November 2015

renungan : cerita dibawah hujan sore hari

1. kebebasan/kemerdekaan dalam hal dimana immoralitas (ketiadaan/rendahnya akhlak) cenderung menjadi kelaziman dalam masyarakat yang terlalu liberal (bebas). hati hati memililih pemimpin #bukan kampanye menjelang pilkada

2. pedoman Islami dan larangan-larangan yang memiliki sanksi dalam hal perilaku manusia di masyarakat Muslim bukanlah dimaksudkan untuk mempersempit kebebasan manusia, malahan bertujuan mempertegas makna dan martabat kebebasan/ kemerdekaan manusia itu sendiri.
# belajar lah segala sesuatu dengan menyeluruh. jangan sepotong-potong karena itu akan membuat kepemahamanmu berkurang

3. tugas seluruh manusia adalah untuk menemukan kebenaran dalam hidup ini dan bukannya secara membuta (begitu saja) menerima agama yang diikuti oleh lingkungannya ataupun orang tuanya.
#apa yang kamu lihat belum tentu benar, apa yang kamu rasa belum tentu manis.
#banyak belum tentu benar, sedikit belum tentu salah. dihina belum tentu kalah, dan menghina belum tentu menang

4.kita hendaklah tidak menilik suatu agama hanya dari perilaku pemeluknya saja sebab siapapun yang namanya manusia cenderung berbuat dosa.
# jangan pernah melihat segala sesuatu dari bungkusnya alias covernya, lihatlah isi dan makna yang terkandung di dalamnya
#biarkan kata kata kotor, jelek, menjatuhkan orang dan semacamnya tetap tersimpan di dalam kampus. jangan kau gunakan untuk menjelekkan dan menjatuhkan orang-orang disekitarmu.


5. manusia bisa saja mengabaikan petunjuk ilahi dan membuat standar hidupnya sendiri. namun pada puncaknya ia akan menemukan bahwa apa yang ia buat hanyalah halusinasi yang tak kunjung tercapai olehnya.
#takdir sudah ditentukan oleh langit, berbuatlah baik selalu untuk memudahkan langkahmu
#cobaan bisa jadi terjadi karena dosa, dan cobaab bisa jadi hilang dengan taubatan nasuha


21 november menjelang maghrib 2015

Puisi : sampai ujung

aku akan terus melangkah
sampai sang maut menjemputku
aku akan terus melihat
sampai mata ini terpejam selamanya
aku akan terus bicara
sampai mulut ini diam dengan sendirinya
tanganku akan terus mengacung dan mengepal
sampai otot dan saraf ini berhenti, tak bergerak walau sejenak
ya..semua ini tentang sebuah pengabdian
sebuah rasa bernama keprihatinan
akan tangisan bunda pertiwi yang menyayat hati
menyaksikan putra putri bangsanya terkukung ketertinggalan
penerus negeri tersungkur dalam emosi sesaat
terbakar angan dan mimipi ilusi yang menipu
dan akhirnya membawa nusantara dalam lumpur kegelapan

sejarah : meluruskan sejarah Trenggalek kota gaplek yang terlupakan


karya ini saya ambil utuh dari saudara Teguh Budiharso, Universitas Mulawarman yang diterbitkan oleh harian Lingua,  Volume 12, Nomor 1, Maret 2015, Halaman 139-156. terimakasih yang sebesar besarnya pada beliau karena telah memberikan sepercik cahaya dibalik kebenaran sejarah kota Trenggalek. bagi yang ingin mengutip jangan lupa mencantumkan sumbernya ya. .


 
MELURUSKAN SEJARAH TRENGGALEK KOTA GAPLEK: 

STUDI HEURISTIK FOKLOR PANEMBAHAN BATORO KATONG, 

JOKO LENGKORO DAN MENAK SOPAL [1]



Abstract:  This study is aimed at describing toponymy of Trenggalek emphasizing on identification of local foklor about Batoro Katong, Joko Lengkoro and Menak Sopal.  This study uses qualitative approach assigning heuristic and phenomenology as the method of inquiry.  Primary sources such as documents on the foklor, babad, inscriptions, and sites of history were analyzed.  Indepth analyses pertaining to the exploration using indepth interview and discussion were conducted involving various informants.  This study reveals that Trenggalek derived from Galek,  identifying a city that produced gaplek.  Since early Matarm, gaplek had been produced in Trenggalek.  In support to the name, Galek has been interpreted as the identity of “terang” and “galih” aspiring that Galek has received greatness of the King in Demak.  Trenggalek did not exist in the era of Mataram, Majapahit, Demak, and Pajang Kingdom as a regency, however, its status as sima parashima, received since King Sindok in 929 AD up to Majapahit ruling indicated that Trenggalek was a prominent area.  To some extents, Trenggalek has received discrimination in the government administration but the history remains to promote the legacy of Trenggalek as an autonomy regency.         

            Key-words:  Trenggalek, toponymy,  King Sindok.


 Tulisan ini mengkaji seara kritis sejarah Trenggalek berdasarkan studi heuristik tiga cerita tutur baik lisan, babad, maupun manuskrip mengenai Panembahan Batoro Katong Ponorogo, cerita tutur Joko Lengkoro atau Mbah Kawak, dan cerita turur Menak Sopal.  Sejauh yang bisa ditelusuri, sumber sejarah Trenggalek tertulis baru berupa cerita mengenai Menak Sopal yang melegenda dan dianggap sebagai Bupati Trenggalek yang pertama, pahlawan petani, dan penyebar Islam pertama di Trenggalek.  
Secara umum, sejarah Trenggalek banyak didasarkan pada cerita tutur yang berpangkal pada cerita Menak Sopal (1498-1568) yang hidup  pada zaman Sultan Hadiwijoyo (1549-1582) bertahta di Pajang Kartasura sekarang.  Kisah ini diinterpretasi oleh banyak pihak menggunakan berbagai versi dan melahirkan cerita sejarah yang simpang siur.  Pemerintah
Kabupaten Trenggalek sendiri juga “kurang peka” pada situasi ini sehingga sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Trenggalek lebih berpatokan pada cerita dongeng sebagai rujukan sejarah Trenggalek. Interpretasi yang muncul di blog baik situs resmi Pemkab Trenggalek maupun blog pribadi juga tidak bisa dijadikan rujukan.  Padepokan Dewadaru misalnya dalam blognya menjelaskan kata Trenggalek sebagai lintang trenggono yang hilang dan jatuh di wilayah Trenggalek.  Trenggono dipersepsikan sebagai Sultan Demak terakhir sebelum Demakruntuh dan dipindahkan ke Pajang oleh Joko Tingkir atau Sultan Hadi Wijoyo, menantu Sultan Trenggono.     
 Satu-satunya buku sumber yang memiliki bobot ilmiah cukup ialah Babon Sejarah Trenggalek yang disusun pada 1982 oleh tim penyusun sejarah Trenggalek bersama-sama konsultan sejarah dari IKIP Malang.  Babon Sejarah Trenggalek ini memuat keterangan yang akurat pada sisi tertentu.  Secara panjang lebar, penulis sejarah Trenggalek, termasuk Pemkab Trenggalek, blogger, dan penulis lain mendasarkan pada uraian tersebut.  Dengan bangga, mereka mengutip deskripsi sejarah Trenggalek dikelompokkan ke dalam tiga periodisasi: pra-sejarah, perdikan, dan keemasan.  
 Trenggalek dibanggakan sebagai daerah yang cukup tua dalam sejarah tetapi para penulis menjadi tidak kritis ketika Trenggalek disebut sebagai daerah “di bawah naungan” wilayah lain.  Penulis yang dengan bangga menyebut Trenggalek sebagai bagian Tulungagung ialah yang menyebut dirinya Siwi Sang.  Penulis lain akhirnya cukup mengamini saja bahwa sejarah Trenggalek “tidak mandiri” tetapi menjadi bagian dari Tulungagung.  
             Tulisan ini dimulai dari fakta sejarah tentang keberadaan Trenggalek, dan pelurusan beberapa pernyataan yang bisa menjadi stikma.  Diharapkan pemangku kebijakan bisa menyusun alur sejarah Trenggalek yang baku agar cerita yang disusun setelahnya oleh siapapun tidak simpang siur dan tidak membingungkan generasi penerus.   

Jumat, 20 November 2015

Puisi : Rasa yang tak terdefinisi

sebuah rasa yang  tidak terdefinisi
terkadang membuatmu buta arah
tak jelas mana utara selatan, mana timur dan barat
mengaburkan peta kehidupan yang telah digambarkan
menghapus petunjuk yang datang secara perlahan
dan akhirnya memusnahkan sebuah solusi jalan keluar
rasa itu..........

satu rasa yang tak bisa didefinisikan
kadang membuatmu begitu gembira
seakan kau adalah raja segala dunia
membuatmu memiliki wewenang untuk menjadi raja segala masa
memuncratkan sumber mata air ceria seberti mendapat boneka pertama
membuncah senang didada bak temukan sebongkah permata
mengubah boneng serasa coklat, topinong rasa daging renyah empuk
hitam jadi putih, hina jadi mulia.............
ah rasa itu

sepotong rasa yang tak bisa didefinisikan secara tepat
terkadang membuatmu sedih bersarang didada
ibarat kau adalah satu-satunya penghuni neraka
tersiksa dengan segala potongan hari
memberengus asa di depan wajah, yang ada hanya air mata
membungkus jasad dengan rasa dingin, hampar mencekam
    seakan tak ada lagi udara yang tersisa di bumi
ah........rasa itu

Selasa, 01 September 2015

Belajar Biologi ala Abmi

menjadi seorang guru di pedalaman khususnya Abmisibil, Peg. Bintang Papua itu susah susah gampang. susah ketika materi tak tersampaikan seperti yang diharapkan di awal, gampang ketika murid yang diajar nyambung dengan apa yang kita omongkan. ya sesederhana itu. KOK bisa? memang begitulah kenyataannya. jika Guru di belahan Indonesia lain khususnya di pulau Jawa disibukkan dengan K13,media pembelajaran, perangkat sebangsa RPP, LKS, dkk maka menjadi guru di sini gak ribut bin jlimet.tantangan guru di pedalaman sangat besar. jumlah guru terbatas, buku ndak ada dan semacamnya. hadir di sekolah dan mengajar semua siswa sampek dapat ilmu itu sudah sangat LUAR BIASA.
 Aku alumni jurusan Geografi yang idealnya mengajar satu pelajaran,namun karena keterbatasan tenaga pendidik,  disini aku musti menangani siswa dengan sistem kelas tripel, kelas rangkap atau dobel, lintas minat dan lain lain nya. jurus ala bisa karena biasa, jurus kebut semalam dan jurus jurus baru sering kugunakan untuk menyampaikan lentera kehidupa..#edisi alay
kali ini aku ingin berbagi tentang kisah ketika harus mengajar Biologi di kelas X. materi yang di pelajari "ciri ciri makhluk hidup. mulai kutuliskan ciri ciri nya di papan tulis.
- bergerak
- tumbuh dan berkembang
- membutuhkan nutrisi
- peka terhadap rangsangan
- bernapas
-berkembangbiak
- adaptasi dan
- ekskresi
selanjutnya kujelaskan materi satu persatu. di papan sudah kutuliskan masing masing contohnya. ciri pertama bergerak .Manusia ---alat gerak 2 kaki dan 2 tangan. selanjutnya kuminta mereka mencari contoh lain. karena memang kelas rangkap, akhirnya kutinggal ngajar bahasa Inggris di kelas sebelah.
bagi pelajar yang hidup di kota besar, tugas tersebut mungkin biasa bahkan masuk katagori mudah banget. namun berbeda dengan murid saya. tidak adanya media komunikasi, transportasi, buku dan semacamnya membuat mereka kesulitan menerima tugas tersebut. sebagian dari mereka menerima pembelajaran tanpa dipikir alias di telan bulat bulat.
bagaimana tidak..setelah selesai mengajar di kelas bahasa inggris kutengok tugas mereka. perasaan syok luar biasa bagaimana tidak di beberapa buku kudapati
- Anjing : alat geraknya 2 tangan 2 kaki
- babi : alat geraknya 2 tangan 2 kaki
- Burung : 2 tangan 2 kaki dan jawaban sejenis yang bikin saya geleng geleng kepala
terus kutanya sebagian diantara mereka " anak, tangan babi yang manakah?". dengan polosnya mereka menjawab " ibu Guru, tangan Babi yang depan itu sudah". Oh My God makhluk ciptaanMu di daerah ini sungguh luar biasa. dengan kesabaran tinggi akhirnya kuluruskan jawaban mereka satu persatu. kusebutkan hewan hewan lain yang sebangsa mereka. seperti Sapi, Kuda, Kambing, Gajah dll. dengan wajah tak berdosa ada siswa yang bertanya " Bu Guru, sa tak pernah tahu kambing sama sapi, itu hewan mirip babi kah?" dengan kesabaran ekstra akhirnya kugambarkan dan kujelaskan satu persatu. patut dicatat sodara sodara, ketinggian Abmi diatas 3700 mdpl sehingga sangat terbatas makhluk hidup yang ada. biji bijian yang q bawa dari Jawa ndak ada yang bisa hidup saking dinginnya. hewan ternak yang ada di daerah ini hanya babi. semacam sesuatu banget kan..

Sabtu, 29 Agustus 2015

lilin harapan

Aku sedang menyalakan lilin harapan
meski batang yang tersulut hanya seujung kuku T
ku kan terus mencoba

perlahan namun pasti,
semoga tumbuh dan berkembang 
membwa sedikit cahaya untuk songsong harapan
biar ia menghapus ketertinggaalan dan keterpurukan

aku sedang menyalakan lilin harapan
untuk mereka yang merasa terjajah kebodohan
terpuruk akan kegalauan pengetahuan
terpasung dengan adat jahiliayah yang menyiksa
serta hawa malas yang menggerogoti tulang
menghisap mimpi dan asa sampai sumsum tulang belakang
menimbun butir-butir mimpi yang masih tersembunyi dalam otak

rindu sahabat


terkadang aku hampir gila rasanya
menjadi tong rasa dan masalah yang begitu dahsyat
tanpa kran pembuang yang steril disisi
yang harus melalui selang antar pulau
itupun tak tau sampaikah tidak
sungguh tanpa teman curahan hati itu membosankan
harus melangkah kaki tanpa pundak penompang lain
tertatih-tatih menopang hari
bertele-tele mengurai cerita
satu demi satu tak tau sampai ujung kah tidak
yang ada hanyalah krupuk kebosanan
mengurai benang demi benang kehidupan yang kusut
tanpa gunting solusi atau sekedar lakban pengambung asa

Gairah Cinta dan Kelesuan Ukhuwah




Gairah cinta dan kelesuan ukhuwah mungkin terjadi pada seseorang yang dahulunya saling mencintai akhirnya saling memusuhi dan sebaliknya yang sebelumnya saling bermusuhan akhirnya saling berkasih sayang.Sangat dalam pesan yang disampaikan Kanjeng Nabi SAW :

"Cintailah saudaramu secara proporsional, mungkin suatu masa ia akan menjadi orang yang kaubenci. Bencilah orang yang kau benci secara proporsional, mungkin suatu masa iaakan menjadi kekasih yang kau cintai." (HSR Tirmidzi, Baihaqi,Thabrani, Daruquthni, Ibn Adi, Bukhari).


Ini dalam kaitan interpersonal. Dalam hubungan kejamaahan, jangan ada reserve kecuali reserve syar'i yang menggariskan aqidah "La tha'ata limakhluqin fi ma'shiati'l Khaliq".Tidak boleh ada ketaatan kepada makhluq dalam berma'siat kepada Alkhaliq. (HR Bukhari, Muslim, Ahmad dan Hakim). Doktrin ukhuwah dengan bingkai yang jelas telah menjadikan dirinya pengikat dalam senang dan susah, dalam rela dan marah. Bingkai itu adalah : "Level terendah ukhuwah (lower), jangan sampai merosot ke bawah garis rahabatus' shadr (lapang hati) dan batas tertinggi  tidak melampaui batas itsar (memprioritaskan saudara diatas kepentingan diri).

Minggu, 02 Agustus 2015

pemilik otak hibernasi

tubuh kokoh begitu rupa laksana pohon ribuan tahun cahaya
penampilan rupawan seperti arjuna digabung dengan rahwana
hitam kelam seperti gelapnya malam tanpa bintang
tabrak kanan kiri tak da beda
kaki-kaki mungil yang mampu menembus ribuan kilo hutan semak
bahu yang begitu kuat mengangkat berton-ton beban
rambut keriting seperti mi instan mentah siap saji
oh...inikah rupamu pemilik otak hibernasi

bukan gunung batu tapi tumpukan emas salju
bukan pula gelondongan kayu tapi batu bara kualitas satu
bukan pasir kuarsa tapi timbunan uranium yang begitu beda
bukan pula batu apung tapi tumpukan intan permata
itulah yang kau tinggali dan kau injak setiap hari
kau jelajahi dan kau polesi dengan sepenuh hati
wahai pemilik otak hibernasi

Senin, 11 Mei 2015

dalam renungan : antara Palestina dan Okbibab

di palestina mereka jihad dengan pedang
memporak porandakan kebatilan dengan panah suci
meluluhlantakkan keponggahan penguasa bejat
mencoba merangkai merdeka dengan balutan bom syahid
melalui tangan-tangan mungil meneriakkan intifadhah

disini aku mencoba bergerak dengan pena
menerjang keterpurukan dengan panah-panah ilmu
memberengus keterbelakangan dengan pengetahuan
menghancurkan kebodohan dengan sedikit perasaan
menelanjangi kegelapan yang telah membungkus dalam
dan kemudian mewarnai dengan sedikit kemoderan
menebar inspirasi disini
kaki-kaki telanjang dengan rambut keriting
borok dan ingus yang menempel disana sini
MENGHINGGAPI GENERASI PENERUS BANGSA
DI BUMI timur INDONESIA

Minggu, 10 Mei 2015

malam hari raya idul adha di okbibab



jika hari raya idul adha datang,
dalam anganmu pasti terbayang
takbir berkumandang dimana-mana
dari merculuar surau dan masjid yang tinggi
membelah langit malam
bersanding ditahta mega bersama bulan dan bintang

dalam bayangmu....
kambing, domba sapi serta unta gemuk berjajar
siap dikorbankan sebagai pengganti Ismail menghadapi perintah Rabbi
berjalan penuh ikhlas menuju belati
siaga menghadapi israil yang senantiasa menanti
dan kemudian daging-daging suci siap dibagi
ah sungguh indahnya menggoda

di atas gunung mati


suhu dingin begitu mencekam urat nadi
berselimut awan dan kabut yang tiada beda
berdinding ngarai menjulang tinggi tertutup salju putih
dihiasi pohon perdu dan lumut satu-satu
semua diatas gunung tak bernyawa

tak ada suara burung berkicau, apa lagi jangkrik mengerik
tak ada nyamuk berkeliaran menghisap darah
pun jua kuskus dan ayam hutan berkeliaran menunggu mangsa
pohon pun hidup segan mati tak mau
berkompetisi dengan lumut kerak yang enggan dan malu-malu
bersama rumput perdu yang berbaris lugu
bahkan suanggi alias hantu papua pun enggan bergentayangan
disini, digunung mati

hanya manusia bernyali yang bertahan
menyemai harapan akan masa depan gemilang tak tentu
mencoba menyinari pegunungan bintang yang masih gelap
dengan cahaya ilmu penopang peradaban
senyum serta semangat anak2 pedalaman yang menjadi carger perubahan

disini diatas gunung mati
ujung tombak perbatasan INA-PNG
aku mengukir janji untuk bunda  pertiwi
akan q bangkitkan sebuah inspirasi dengan akselerasi
dari murninya ilmu hati yang membawa harapan
karena aku peduli

malam yang dingin 21.34 WIT
271013

pesona abmisibil : mutiara di ujung negeri



ada yang istimewa di timur perbatasan Indonesia
bukan kemunduran zaman ataukah modernisasi lokal
bukan pula bencana semacam lapindo ataukah tsunami
apalagi pesona degradasi moral semacam kompleks doli

adalah keindahan alam yang masih perawan
kemolekan tubuh bumi yang begitu dahsyat
seluk beluk pegunungan merona pipi
lembah bukit dan gunung bersatu mempesona
awan kabut bergaabung tiada beda
barisan alur daun bonengnong serta keladi silih berganti
serta bulir-bulir cemara yang bersembul malu-malu
dan perdu semak menghiasi riasan ibu pertiwi
dibelah kelokan jalan batu naik turun dan sungai jernih
seperti pemetang sawah dikepalamu.
amboi....sungguh indahnya

gunung Aplimapom



ada kesabaran dan keteguhan menakjubkan dalam diamnya
tatapan tajam menunjukkan kekokohan dan ketergaran jiwa
desiran daun dari pohon dikulitnya menunjukkan kehalusan batin
selimut putih kabut dan salju mencitrakan akan kerelaannya
dan keikhlasan sungguh kentara dari kaki sampai puncak
wahai engkau Amplimapon di tanah Papua

Jumat, 13 Februari 2015

tentang rezeki

Terkadang hati ini meradang mengingat dikantong dan didompet sudah tak ada uang. Apalagi ini masih pertengahan bulan. Sedang stok mi instan sudah tinggal separuh. Mo minta suplay dana ke orang tua...hello tengsin bok, secara usia sudah berkepala 2.masak ia masih ngemis emak bapak dikampung.oh Good.Hai....what happen that?
dan kemudian melihat lagi.sungguh kau orang yang sangat beruntung. Lihat....kau sehat, jasmani dan rohani. Masih lengkap segala pancaindra. Oke  mungkin kau tak ada uang di kantong, tapi kau tidak akan kelaparan.masih ada pengganjal perut untuk beberapa hari ke depan. Masih ada air kran  steril buat persediaan minum. Kurang apa coba?pembatas antara haq dan bathil adalah rasa syukur itu is. Ok sering kau mendengar syukur itu ndak ada batasnya...sedangkan hati untik menampung rasa syukur itu terkadang ada batasnya. Dibatasi oleh ketakutan, kepicikan, dan lain sebagainya, so now you must open your heart. Open your eyes. Diluar sana masih banyak orang orang yg tak seberuntung kamu. Untuk urusan rezeki jangan pernah melihat keatas, tapi luhatlah ke bawah. Sedang untuk urusan amal ibadah, lihatlah ke atas. kau tidak ada apa apanya dengan merèka yg berada digaris terdepan kesyahidan.
back to the point : Ada 4 cara Allah SWT memberikan rezeqi kepada semua makhluknya sbb:

1. Rezeqi tingkat pertama (yg dijamin oleh Allah). "Tidak suatu binatangpun  (termasuk manusia) yg bergerak diatas bumi ini tidak dijamin oleh Allah rezeqinya" (QS.11:6).
Artinya Allah memberikan makan, minum, kesehatan, untuk seluruh makhluk hidup di dunia, ini rezeqi dasar yg terendah.

2.Rezeqi tingkat kedua "Tidaklah manusia mendapat apa apa, kecuali apa yg telah dikerjakannya" (QS.53:39).
Artinya Allah akan memberi rezeqi sesuai apa yg dikerjakannya.

3.Rezeqi tingkat tiga, "Sesungguhnya jika kamu brrsyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, jika kamu mengingkari nikmatku, maka sesungguhnya azab Ku sangat pedih" (QS.14:7).
Inilah rezeqi yg disayang Allah, orang2 yg pandai bersyukur akan dapat merasakan kasih sayang Allah dan mendpt rezeqi yg lbh banyak. Itulah janji Allah, orang yg pandai
bersyukurlah yg dpt hidup bahagia, sejahtera dan tentram.

4. Rezeqi tingkat empat untuk orang orang beriman dan bertaqwa.
"Barangsiapa yg bertaqwa kepd Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeqi dari arah yg tiada disangka sangkanya, dan barangsiapa yg bertawaqal kepd Allah niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yg dikehendaki Nya, sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap tiap sesuatu" (QS.Ath Thalaq.65:2-3).
Peringkat  rezeqi yg keempat ini adalah rezeqi yg istimewa, tdk semua orang bisa meraihnya. Orang istimewa ini (muttaqun) adalah orang yg benar benar dicintai dan dipercaya oleh Allah untuk memakmurkan stau mengatur kekayaan Allah dibumi.

Jadi jgn galau, takut, risau semua rezeqi setiap makhluk dibumi sdh dijamin Allah, sekarang bagaimana cara kita dpt meraihnya.

 "Allah tak akan merubah nasib suatu kaum, jika kaum tersebut tidak mau merubah nasibnya. So now you must #
Ubah mindset
ubah kebiasaan
perluas rasa syukur
dan Booooom, insyaAllah proposal kebaikanmu akan disetujui sama Allah..good luck