Tampilkan postingan dengan label karakter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label karakter. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 November 2015

renungan : cerita dibawah hujan sore hari

1. kebebasan/kemerdekaan dalam hal dimana immoralitas (ketiadaan/rendahnya akhlak) cenderung menjadi kelaziman dalam masyarakat yang terlalu liberal (bebas). hati hati memililih pemimpin #bukan kampanye menjelang pilkada

2. pedoman Islami dan larangan-larangan yang memiliki sanksi dalam hal perilaku manusia di masyarakat Muslim bukanlah dimaksudkan untuk mempersempit kebebasan manusia, malahan bertujuan mempertegas makna dan martabat kebebasan/ kemerdekaan manusia itu sendiri.
# belajar lah segala sesuatu dengan menyeluruh. jangan sepotong-potong karena itu akan membuat kepemahamanmu berkurang

3. tugas seluruh manusia adalah untuk menemukan kebenaran dalam hidup ini dan bukannya secara membuta (begitu saja) menerima agama yang diikuti oleh lingkungannya ataupun orang tuanya.
#apa yang kamu lihat belum tentu benar, apa yang kamu rasa belum tentu manis.
#banyak belum tentu benar, sedikit belum tentu salah. dihina belum tentu kalah, dan menghina belum tentu menang

4.kita hendaklah tidak menilik suatu agama hanya dari perilaku pemeluknya saja sebab siapapun yang namanya manusia cenderung berbuat dosa.
# jangan pernah melihat segala sesuatu dari bungkusnya alias covernya, lihatlah isi dan makna yang terkandung di dalamnya
#biarkan kata kata kotor, jelek, menjatuhkan orang dan semacamnya tetap tersimpan di dalam kampus. jangan kau gunakan untuk menjelekkan dan menjatuhkan orang-orang disekitarmu.


5. manusia bisa saja mengabaikan petunjuk ilahi dan membuat standar hidupnya sendiri. namun pada puncaknya ia akan menemukan bahwa apa yang ia buat hanyalah halusinasi yang tak kunjung tercapai olehnya.
#takdir sudah ditentukan oleh langit, berbuatlah baik selalu untuk memudahkan langkahmu
#cobaan bisa jadi terjadi karena dosa, dan cobaab bisa jadi hilang dengan taubatan nasuha


21 november menjelang maghrib 2015

Puisi : sampai ujung

aku akan terus melangkah
sampai sang maut menjemputku
aku akan terus melihat
sampai mata ini terpejam selamanya
aku akan terus bicara
sampai mulut ini diam dengan sendirinya
tanganku akan terus mengacung dan mengepal
sampai otot dan saraf ini berhenti, tak bergerak walau sejenak
ya..semua ini tentang sebuah pengabdian
sebuah rasa bernama keprihatinan
akan tangisan bunda pertiwi yang menyayat hati
menyaksikan putra putri bangsanya terkukung ketertinggalan
penerus negeri tersungkur dalam emosi sesaat
terbakar angan dan mimipi ilusi yang menipu
dan akhirnya membawa nusantara dalam lumpur kegelapan

Sabtu, 29 Agustus 2015

lilin harapan

Aku sedang menyalakan lilin harapan
meski batang yang tersulut hanya seujung kuku T
ku kan terus mencoba

perlahan namun pasti,
semoga tumbuh dan berkembang 
membwa sedikit cahaya untuk songsong harapan
biar ia menghapus ketertinggaalan dan keterpurukan

aku sedang menyalakan lilin harapan
untuk mereka yang merasa terjajah kebodohan
terpuruk akan kegalauan pengetahuan
terpasung dengan adat jahiliayah yang menyiksa
serta hawa malas yang menggerogoti tulang
menghisap mimpi dan asa sampai sumsum tulang belakang
menimbun butir-butir mimpi yang masih tersembunyi dalam otak

Minggu, 10 Mei 2015

malam hari raya idul adha di okbibab



jika hari raya idul adha datang,
dalam anganmu pasti terbayang
takbir berkumandang dimana-mana
dari merculuar surau dan masjid yang tinggi
membelah langit malam
bersanding ditahta mega bersama bulan dan bintang

dalam bayangmu....
kambing, domba sapi serta unta gemuk berjajar
siap dikorbankan sebagai pengganti Ismail menghadapi perintah Rabbi
berjalan penuh ikhlas menuju belati
siaga menghadapi israil yang senantiasa menanti
dan kemudian daging-daging suci siap dibagi
ah sungguh indahnya menggoda

gunung Aplimapom



ada kesabaran dan keteguhan menakjubkan dalam diamnya
tatapan tajam menunjukkan kekokohan dan ketergaran jiwa
desiran daun dari pohon dikulitnya menunjukkan kehalusan batin
selimut putih kabut dan salju mencitrakan akan kerelaannya
dan keikhlasan sungguh kentara dari kaki sampai puncak
wahai engkau Amplimapon di tanah Papua

Rabu, 22 April 2015

bahagia itu....

Terlalu bagus untuk tidak dibagikan:

Arthur Ashe, pemain Wimbledon legendaris sekarat karena AIDS yg berasal dari darah yg terinfeksi virus ketika operasi jantung pada 1983.
Dia menerima surat dari para penggemarnya, salah satu dari mereka ada yg menyampaikan:
"Mengapa Tuhan memilih Anda untuk mendapatkan penyakit yg buruk seperti ini??"
Terhadapnya, Arthur Ashe menjawab:
Lima puluh juta anak mulai bermain tenis,
Lima juta dari mereka belajar bagaimana bermain tenis,
Lima ratus ribu belajar tenis secara profesional,
Lima puluh ribu bertanding dalam turnamen,
Lima ribu mencapai Grand Slam,
Lima puluh mencapai Wimbledon,
Empat mencapai semifinal,
Dua mencapai final dan ketika saya menggenggam pialanya, saya tak pernah bertanya pada Tuhan, "Kenapa (harus) saya?"

Sabtu, 14 Februari 2015

hakikat sebuah doa

doa adalah sebuah prosesi pengharapan seorang hamba kepada Tuhannya.sebuah tangga untuk mencapai kemudahan dan kemashalatan akan mimpi dan asanya.namun terkadang kita salah menempatkan posisi doa.

Suatu kali seorang anak sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Habri itu suasana sungguh meriah karena itu adalah babak final dan hanya 5 orang yang masih bertahan, termasuk Dzafah. Sebelum pertandingan dimulai Dzafah menundukkan kepala, melipat tangan dan berkomat kamit memanjatkan doa. Pertandingan dimulai, ternyata mobil balap Dzafah yang pertama kali mencapai garis finish. Tentu Dzafah girang sekali menjadi juara.

Saat pembagian hadiah, ketua panitia bertanya, “Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhanmu agar kamu menang bukan?” Dzafah menjawab, “Bukan pak, rasanya tidak adil meminta pada Tuhan untuk menolong mengalahkan orang lain. Aku hanya minta pada Tuhan, supaya aku tidak menangis kalau aku kalah.” Semua hadirin terdiam mendengar itu. Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk tangan yang memenuhi ruangan.

Permohonan Dzafah ini merupakan doa yang luar biasa. Dia tidak meminta Tuhan mengabulkan semua harapannya, namun ia berdoa agar diberikan kekuatan untuk menghadapi apapun yang terjadi dengan batin yang teguh.

Seringkali kita berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan setiap permintaan kita. Kita ingin Tuhan menjadikan kita nomor satu, menjadikan yang terbaik dalam setiap kesempatan. Kita meminta agar Tuhan menghalau setiap halangan dan cobaan yang ada di depan mata. Tidak salah memang, namun bukankah semestinya yang kita butuhkan adalah bimbingan-Nya dan hikmatNya utk dpt mngerti rencana-Nya yang paling sempurna dalam hidup kita, terutama  saat kita mengalami "kegagalan dan kekalahan" ?

Seharusnya kita berdoa minta kekuatan untuk bisa menerima kehendak Tuhan yang sempurna sebagai yang terbaik dalam hidup, sekalipun mungkin itu sangat tidak mnyenangkan bagi kita..

Berdoa utk menang itu biasa, tapi berdoa utk dpt mengerti kehendakNya saat kita kalah itulah iman yang penuh ketaqwaan & keikhlasan,

Jumat, 13 Februari 2015

tentang rezeki

Terkadang hati ini meradang mengingat dikantong dan didompet sudah tak ada uang. Apalagi ini masih pertengahan bulan. Sedang stok mi instan sudah tinggal separuh. Mo minta suplay dana ke orang tua...hello tengsin bok, secara usia sudah berkepala 2.masak ia masih ngemis emak bapak dikampung.oh Good.Hai....what happen that?
dan kemudian melihat lagi.sungguh kau orang yang sangat beruntung. Lihat....kau sehat, jasmani dan rohani. Masih lengkap segala pancaindra. Oke  mungkin kau tak ada uang di kantong, tapi kau tidak akan kelaparan.masih ada pengganjal perut untuk beberapa hari ke depan. Masih ada air kran  steril buat persediaan minum. Kurang apa coba?pembatas antara haq dan bathil adalah rasa syukur itu is. Ok sering kau mendengar syukur itu ndak ada batasnya...sedangkan hati untik menampung rasa syukur itu terkadang ada batasnya. Dibatasi oleh ketakutan, kepicikan, dan lain sebagainya, so now you must open your heart. Open your eyes. Diluar sana masih banyak orang orang yg tak seberuntung kamu. Untuk urusan rezeki jangan pernah melihat keatas, tapi luhatlah ke bawah. Sedang untuk urusan amal ibadah, lihatlah ke atas. kau tidak ada apa apanya dengan merèka yg berada digaris terdepan kesyahidan.
back to the point : Ada 4 cara Allah SWT memberikan rezeqi kepada semua makhluknya sbb:

1. Rezeqi tingkat pertama (yg dijamin oleh Allah). "Tidak suatu binatangpun  (termasuk manusia) yg bergerak diatas bumi ini tidak dijamin oleh Allah rezeqinya" (QS.11:6).
Artinya Allah memberikan makan, minum, kesehatan, untuk seluruh makhluk hidup di dunia, ini rezeqi dasar yg terendah.

2.Rezeqi tingkat kedua "Tidaklah manusia mendapat apa apa, kecuali apa yg telah dikerjakannya" (QS.53:39).
Artinya Allah akan memberi rezeqi sesuai apa yg dikerjakannya.

3.Rezeqi tingkat tiga, "Sesungguhnya jika kamu brrsyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, jika kamu mengingkari nikmatku, maka sesungguhnya azab Ku sangat pedih" (QS.14:7).
Inilah rezeqi yg disayang Allah, orang2 yg pandai bersyukur akan dapat merasakan kasih sayang Allah dan mendpt rezeqi yg lbh banyak. Itulah janji Allah, orang yg pandai
bersyukurlah yg dpt hidup bahagia, sejahtera dan tentram.

4. Rezeqi tingkat empat untuk orang orang beriman dan bertaqwa.
"Barangsiapa yg bertaqwa kepd Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeqi dari arah yg tiada disangka sangkanya, dan barangsiapa yg bertawaqal kepd Allah niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yg dikehendaki Nya, sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap tiap sesuatu" (QS.Ath Thalaq.65:2-3).
Peringkat  rezeqi yg keempat ini adalah rezeqi yg istimewa, tdk semua orang bisa meraihnya. Orang istimewa ini (muttaqun) adalah orang yg benar benar dicintai dan dipercaya oleh Allah untuk memakmurkan stau mengatur kekayaan Allah dibumi.

Jadi jgn galau, takut, risau semua rezeqi setiap makhluk dibumi sdh dijamin Allah, sekarang bagaimana cara kita dpt meraihnya.

 "Allah tak akan merubah nasib suatu kaum, jika kaum tersebut tidak mau merubah nasibnya. So now you must #
Ubah mindset
ubah kebiasaan
perluas rasa syukur
dan Booooom, insyaAllah proposal kebaikanmu akan disetujui sama Allah..good luck

Rabu, 05 November 2014

Perantauan

dalam perantauan yang jauh
aku melihat bumi berputar
degradasi moral membabi buta
menghiasi pojok keterbelakangan
menggelontorinya dengan dupa ke tidak tahuan
dan akhirnya menenggelamkan dalam kehampaan
apakah makna hidup itu?

resensi buku 7 keajaiban Rezeki

Identitas buku
Judul Buku : 7 keajaiban rezeki
Pengarang :  Ipho santosa


Tema Utama :lingkar pengaruh dimulai dari :
lingkar diri
lingkar keluarga
lingkar sesama
lingkar semesta
lingkar pencipta

Resensi Buku Grapho Parenting



Judul             : Grapho Parenting Membangun Karakter Melalui Pengenalan Tulisan Anak
Penulis          : Ruli Renata (suami dari teman kamarku lho.he..he… J  mbak lilik puji Rahayu)
Penerbit        : Aksi Cepat Tanggap dan Samudra Publishing
Tahun terbit   : Maret 2013 (cetakan pertama)
Tebal halaman : xviii+ 105 halaman , 15 cm
Resensator    : Nikmatul Istikhomah*
  Tema karakter saat ini menjadi salah satu pembicaraan sentral di dunia pendidikan, khususnya pendidikan karakter. Bahkan saking hebohnya kurikulum pendidikan yang saat ini dicanangkan pemerintah melalui kementerian pendidikanditahun 2013 menjadikan Pendidikan Karakter sebagai kurikulum yang harus digunakan disemua jenjang pendidikan. Tema karakter sejatinya menjadi tema sentral pembentukan kepribadian anak sejak masa dahulu. Pembentukan karakter melalui tulisan tangan atau yang dikenal sebagai “graphology” dalam buku ini menawarkan suatu jenis pendidikan yang relative sederhana namun sangat efektif dalam mengembangkan maupun mengubah karakter.