Minggu, 10 Mei 2015

malam hari raya idul adha di okbibab



jika hari raya idul adha datang,
dalam anganmu pasti terbayang
takbir berkumandang dimana-mana
dari merculuar surau dan masjid yang tinggi
membelah langit malam
bersanding ditahta mega bersama bulan dan bintang

dalam bayangmu....
kambing, domba sapi serta unta gemuk berjajar
siap dikorbankan sebagai pengganti Ismail menghadapi perintah Rabbi
berjalan penuh ikhlas menuju belati
siaga menghadapi israil yang senantiasa menanti
dan kemudian daging-daging suci siap dibagi
ah sungguh indahnya menggoda
tapi disini, di okbibab
malam hariraya idul adha q beda, sungguh
ditengah dinginnya malam yang menggelitik tulang
bukan suara takbir yang berkumandang
ataukah lampu lampion yang berkeliling bertebaran
bukan pula gemerlap cetar membahana kembang api penanda sukacita
tapi adalah gemerisik suara merdu jangkrik
desahan dan teriakan angin yang menggelora
kerlap kerlip kunag-kunang kecil
sepi senyap, tak ada rasa membuncah....

hm..
aku tersenyum sendiri dalam kalbu
menerawang langit kelabu mengingat
masa-masa menyambut hariraya idul adha yang telah lewat
satu persatu berjejer seperti semut siap di ingat

ah...sudahlah
inilah malam hariraya iduladha ku tahun ini
bukan simbol atau apa yang jadi bukti
tapi bagaimana aku bisa semakin mendekatkan diri padaNya
bukan sekedar menjalani, yakni mengalami
menemukan makna yang tercecer dalam kehidupan
dan menginspirasi orang-orang sekitar
membawa cahaya untuk menggapai surga

disaat takbir menggema dalam hati
malam menjelang 20.46
14092013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar