Kamis, 29 Oktober 2015

Vulkanisme, Sekelumit kisah tentang gunung api



kawan...apa yang kalian tau tentang gunung? Indonesia berada di kawasan "ring Of Fire". lalu cincin apa yang dimaksud? berikut penjelasan singkat tentang gunung api alias vulkanisme . salah satu tenaga endogen (dalam bumi) yang patut dipertimbangkan potensinya
 

A.    Proses Vulkanisme
Vulkanisme adalah peristiwa yang berhubungan dengan magma yang keluar mencapai permukaan bumi melalui retakan dalam kerak bumi. Kata Vulkan berasal dari “Vulcano”, suatu kawah gunung api di Kepulauan Lipari di lepas pantai Italia. Juga berkaitan dengan nama Dewa Api Bangsa Yunani “Vulcanus”. Ilmu kebumian yang mempelajari gunung api adalah vulkanologi. Kawah yang cukup besar disebut kaldera. Bila kaldera terisi air yang cukup banyak maka akan terbentuk danau kawah atau danau vulkanik. Kawah dan kaldera yang ada di Indonesia, antara lain: Kawah Takubanperahu (Jawa Barat), Kawah Gunung Tengger (Jawa Tengah), dan Kaldera Gunung Batur (Bali). Kawah adalah lubang pada tubuh gunung api sebagai tempat keluarnya magma.

Magma adalah meteri kental yang terbentuk di dalam kerak bumi atau di selimut batuan bagian atas. Merupakan persenyawaan yang sangat kompleks dari berbagai unsur, terutama berupa Silikat, air, dan gas-gas.Mungkin seluruhnya berupa cair atau mungkin juga kental.
Magma dapat dibedakan berdasarkan perbedaan susunan mineral yang dikandung. Kandungan tersebut meliputi Magma Masam (Asam) dan Magma Basa
ΓΌ Magma Masam (Asam) atau dikenal juga sebagai Magma Silika adalah magma yang banyak mengandung mineral-mineral Silikat dan Feldspar, cukup banyak Natrium dan Kalium, kurang mineral Besi dan Magnesium. Umumnya mineral-mineralnya kurang berat. Kandungan gasnya tinggi, dan lebih kental. Biasanya menghasilkan ledakan dahsyat kerena tekanan gasnya besar. Magma tipe ini menghasilkan tipe gunung api komposit atau strato dan gunung api maar

Minggu, 18 Oktober 2015

modernisasi desa

 Modernisasi desa merupakan perubahan masyarakat desa kearah modern. indikator perubahan tersebut meliputi :
    Modernisasi pola berpikir
     Praktis dan cepat
     Sikap mental pasrah ke berusaha
    Ekosentris
     Pola pikir fungsional
     Modernisasi nilai budaya

beberapa faktor yang mempercepat proses modernisasi
   1. Budaya sadar pendidikan= paradigma masyarakat berubah= merasionalisasikan masyarakat desa untuk mendapat informasi lebih banyak

Kamis, 15 Oktober 2015

seisme, sekelumit tentang pengaruh gempa bagi kehidupan

kawan, adakah diantara kalian yang pernah merasakan gempa? buka gempa lokal lho semacam berdebar sendiri hatinya, tapi gempa yang sebenarnya..:)
 gempa bumi adalah salah satu espresi dari tenaga dalam bumi (endogen) yang kerap disebut dengan istilah lain yakni seisme. Indonesia yang dikenal sebagai daerah penuh gunung api pasti erat kaitannya dengan peristiwa satu ini. berikut penjelasannya

A.    Konsep Gempa Bumi
Gempa  bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan  bumi yang disebabkan oleh adanya pelepasan energi secara tiba-tiba akibat adanya patahan batuan kerak  bumi di sepanjang zona sesar atau subduksi lempeng.

B.     JENIS-JENIS GEMPA BUMI
1.       Berdasarkan  penyebab
a.       Gempa bumi tektonisme
Gempabumi tektonik adalah gempa  bumi yang disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng-lempeng.
b.      Gempabumi tumbukan
Gempabumi tumbukan adalah gempa  bumi yang diakibatkan oleh tumbukan meteor atau tumbukan asteroid yang jatuh ke  bumi.

rotasi dan revolusi




  GERAKAN ROTASI BUMI

Rotasi bumi adalah gerakan bumi berputar pada porosnya/sumbunya dari barat ke timur dengan durasi 24 jam dalam sekali putaran.
Cepatnya gerakan rotasi bumi memberi efek pandangan terhadap benda angkasa lainnya berjalan dari timur ke barat. Jika diibaratkan, kita naik kereta api yang berjalan, maka tampaklah pohon-pohon, tiang listrik dan rumah-rumah yang dilewati kereta seakan-akan berlarian. Gerakan pohon-pohon dan tiang-tiang listrik tersebut dinamakan gerak semu. Bayangkanlah bahwa sekarang kita sedang "menumpang" bumi yang sedang melaju dalam rotasinya. Maka semua benda yang terlihat dari bumi seperti matahari, bulan, dan bintang-bintang seolah-olah bergerak dari timur ke barat itulah yang disebut gerak semu benda-benda langit. Akibat yang sangat berpengaruh dari gerak rotasi bumi terhadap kehidupan di bumi adalah pergantian siang dan malam.

kala geologi dan sejarah kehidupan



KALA GEOLOGI DAN SEJARAH KEHIDUPAN


Kajian perkembangan bumi di lakukan berdasarkan ukuran tertentu yang di sebut kala atau waktu geologis. Waktu geologis ini diketahui berdasarkan pengukuran dan pengamatan terhadap lapisan-lapisan batuan. Tiap lapisan batuan terbentuk pada masa tertentu dan menyimpan berbagai informasi pada saat pembentukannya, seperti kondisi alam serta jenis hewan dan tumbuhan yang hidup pada masa tersebut.. dengan kata lain, umur bumi serta pembagian masa dalam perkembangan bumi dapat di ketahui dari batuan yang ada di permukaan bumi.
Banyak ilmuwan telah berupaya untuk mengetahuiumur bumi dan proses perkembangan muka bumi hingga menjadi seprti sekarang. Terkait dengan hal tersebut, umur bumi di nyatakan dalam waktu geologi. Secara umum, waktu geologi dapat di golongkan  menjadi waktu geologi relatif dan waktu geologi numerik atau waktu geologi absolut. Waktu geologi relatif adalah pengelompokan peristiwa-peristiwa geologis berdasarkan urutan terajadinya. Waktu geologi relatif tidak menggunakan satuan yang dapat di ukur, seperti tahu, hari, atau jam. Di lain pihak, waktu geologi numerik adalah pengukuran yang dilakukan terhadap peristiwa-peristiwa geologis dengan menggunakan satuan yang dapat di ukur, misalnya tahun.
Salah satu ilmuwan yang mencoba mengukur bumi adalah William Thomson atau Lord Kelvin. Ia melakukan percobaan untuk memperkirakan  waktu yang di perlukan bumi untuk mendingin sejak pembentukannya. Kelvin berpendapat bahwa usia bumi adalah sekitar 30 hingga 100 juta tahun. Saat ini, metode ilmiah yang di anggap paling tepat untuk mengukur usia bumi adalah dengan pengukuran waktu paruh terhadap isotop unsur radioaktif yang terkandung dalam batuan. Berdasarkan pengukuran waktu paruh peluruhan uranium -238 hingga menjadi timbal -206 pada batuan, di ketahui umur bumi sekitar 4,5 miliar tahun.
Sejarah bumi disusun berdasarkan Skala Waktu Geologi yang dikelompokkan dalam  Kurun (Eon), Masa (Era), Zaman (Period), Kala (Epoch)  dan Waktu (Age).

berikut adalah pembagian zaman nya : 
A.    Zaman Prakambrium
            Ciri zaman prakambrium adalah lapisan-lapisannya selalu terdapat di bawah lapisan-lapisan yang mengandung fosil. Pada era prakambium dapat diketahui pula bahwa di beberapa daerah terdapat iklim yang sangat dingin (endapan terbentuk oleh gletser). Mahluk hidup pada era ini umumnya berupa bakteri, spons, anemon, hewan karang, dan cacing.

B.     Zaman paleozoikum
Dibagi menjadi:
1.      Masa kambrium
Zaman ini ditandai oleh adanya endapan-endapan yang mengandung jasad-jasad fosil yang telah mencapai tingkat perkembangan yang tinggi. Keberadaan mahluk hidup masih terbatas pada wilayah laut.
2.      Masa silur
Banyak kelompok hewan baru muncul dalam zaman silur, di antaranya yang terpenting adalah vertebrata atau hewan bertulang belakang.

Geografi-Kebumian : lapisan bumi dan pergeseran benua



 bumi yang kita injak berlapis lapis. berikut adalah lapisan bumi :
1.     Lapisan Kulit Bumi (crush)
Kerak bumi adalah lapisan terluar Bumi yang terbagi menjadi dua kategori, yaitu kerak samudra dan kerak benua. Kerak samudra mempunyai ketebalan sekitar 5-10 km sedangkan kerak benua mempunyai ketebalan sekitar 20-70 km. Penyusun kerak samudra yang utama adalah batuan basalt, sedangkan batuan penyusun kerak benua yang utama adalah granit, yang tidak sepadat batuan basalt. Kerak bumi dan sebagian mantel bumi membentuk lapisan litosfer dengan ketebalan total kurang lebih 80 km.
Temperatur kerak meningkat seiring kedalamannya. Pada batas terbawahnya temperatur kerak menyentuh angka 200-400 oC. Kerak dan bagian mantel yang relatif padat membentuk lapisan litosfer. Karena konveksi pada mantel bagian atas dan astenosfer, litosfer dipecah menjadi lempeng tektonik yang bergerak. Temperatur meningkat 30 oC setiap km, namun gradien panas bumi akan semakin rendah pada lapisan kerak yang lebih dalam.
2.    Lapisan Selimut Bumi (Mantle)
Selimut atau selubung bumi merupakan lapisan yang letaknya dibawah lapisan kerak bumi. Lapisan ini sebagian besar berupa silikat/besi dan magnesium. Sesuai dengan namanya, lapisan ini berfungsi untuk melindungi bagian dalam bumi. Selimut bumi tebalnya mencapai 2.900 km dan merupakan lapisan batuan yang padat yang mengandung silikat dan magnesium. Suhu dibagian bawah selimut mencapai 3.000◦C,tetapi tekanannya belum mempengaruhi kepadatan batuan.
Selimut bumi dibagi menjadi tiga bagian yaitu litosfer, astenosfer dan mesosfer.

astronomi : mengenal bumi




A.  Definisi Jagad Raya
Beberapa pengertian jagad raya antara lain:
a.    Jagad raya, alam semesta, atau antariksa adalah ruang yang meluas ke segala arah, dan memiliki batas-batas yang belum dapat diketahui.
b.    Jagad raya diduga berbentuk melengkung, dan diduga dalam keadaan memuai.
c.    Jagad raya terdiri atas galaksi-galaksi atau sistem-sistem bintang yang berjumlah banyak sekali. Salah satu diantaranya adalah galaksi Bimasakti.
d.   Galaksi-galaksi terdiri atas benda-benda langit yang membentuk sistem bintang yang kecil-kecil.
Jadi, jagad raya adalah ruang yang sulit diketahui atau dibayangkan luasnya. Namun, hasil penelitian para ahli astronomi menyatakan bahwa jagad raya ini memiliki batas-batas dan dalam keadaan memuai.

B.  Teori Asal Mula Jagat Raya
a.    Teori Ledakan Besar
Teori ledakan besar pertama kali dikemukakan oleh kosmolog Abbe Lemaitre pada tahun1920-an. Menurutnya alam semesta ini bermula dari gumpalan super-atom raksasa yang isinya tidak bisa kita bayangkan tetapi kira-kira seperti bola api raksasa yang suhunya antara10 milyar sampai1trilyun derajat celcius (air mendidih suhunya hanya 100oC). Gumpalan super-atom tersebut meledak sekitar15 milyar tahun yang lalu. Hasil sisa dentuman dahsya tersebut menyebar menjadi debu dan awan hidrogen.